by op3rato9r@pejuangtanahair | Mar 10, 2017 | Beasiswa SAP, Rara Catatan Etnografi |
Perempuan Betaua selain bertani juga menganyam, tutur Ibu Kepala Desa (kades). Diawal jumpaku keluarga Kepala Desa Betaua RT sedang dilanda duka atas kepergian ayahanda AHT, almarhum merupakan keluarga yang terhormat. Setelah sehari kepergian ayahanda, rumah Kepala... by op3rato9r@pejuangtanahair | Mar 7, 2017 | Beasiswa SAP, Catatan Etnografi nyakmoi
Kemerdekaan Negara Repoblik Indonesia ke 71 mulai dimeriahkan dari 10 Agustus 2016 di Kecamatan Langkahan dengan berbagai macam lomba mulai dari turnamen volleyball sampai dengan lomba pertandingan sepok bola kaki, mulai dari anak-anak SD sampai SMA. Di Aceh ada dua... by op3rato9r@pejuangtanahair | Mar 7, 2017 | Beasiswa SAP, Catatan Etnografi nyakmoi
Barang kali pelanggengan terhadap perempuan yang harus menyembunyikan kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga masih bisa terus dilakukan oleh Negeri ini, budaya patriaki yang disembunyikan melalui sejumlah pepatah semisal di Aceh orang sering menyebutnya sebagai “Bek galak... by op3rato9r@pejuangtanahair | Mar 7, 2017 | Beasiswa SAP, Catatan Etnografi nyakmoi |
Barang kali istilah perempuan bertitel 3D, yaitu Di dapur, Di sumur, dan Di kasur hanyalah bagian dari sederetan label yang harus disandangkan perempuan yang tidak berpendidikan tinggi sama halnya dengan istilah-istilah lain yang dipandang negatif dan terus... by op3rato9r@pejuangtanahair | Mar 7, 2017 | Beasiswa SAP, Catatan Etnografi nyakmoi |
Kekerasan dan krisis dua hal yang tidak bisa dilepaskan dari ruang lingkup kehidupan kelompok masyarakat, tanpa harus melihat perbedaan Suku, Agama dan Adat Istiadat begitu juga dua kisah perempuan yang saya tuliskan dalam catatan ini menjadi sangat penting untuk... by op3rato9r@pejuangtanahair | Mar 7, 2017 | Beasiswa SAP, Catatan Etnografi nyakmoi |
Barang kali bukan hanya kepala kambing yang saat itu di persembahkan sebagai rentetan ritual penyelesaian DAM Langkahan, bukan hanya doa bersama yang di panjatkan tujuh hari tujuh malam, beberapa kepala pemerintahan pada masa itu menjadi sangat licik, dan layak...