by op3rato9r@pejuangtanahair | May 21, 2021 | Berita, News |
Tulisan ini merupakan sebuah refleksi atas konsep yang akhirnya menamai ruang ini (undisciplinedenvironments.org). Ruang ini adalah sebuah ajakan belajar untuk mengabaikan batas-batas disiplin di dunia akademia. Kami mengajak Anda untuk melibatkan diri lebih dalam pada refleksi personal dan aksi-aksi yang menghubungkan ragam bentuk perjuangan kita. Kami mengundang Anda untuk “membangun kumpulan-kumpulan kepedulian lintas batas ketimbang membatasi diri pada sekat-sekat disiplin akademis” dan “menyelidiki diri kita masing-masing sebagai peneliti.”
by op3rato9r@pejuangtanahair | May 1, 2021 | Berita, News |
Tulisan ini merupakan sebuah refleksi atas konsep yang akhirnya menamai ruang ini (undisciplinedenvironments.org). Ruang ini adalah sebuah ajakan belajar untuk mengabaikan batas-batas disiplin di dunia akademia. Kami mengajak Anda untuk melibatkan diri lebih dalam pada refleksi personal dan aksi-aksi yang menghubungkan ragam bentuk perjuangan kita. Kami mengundang Anda untuk “membangun kumpulan-kumpulan kepedulian lintas batas ketimbang membatasi diri pada sekat-sekat disiplin akademis” dan “menyelidiki diri kita masing-masing sebagai peneliti.”
by op3rato9r@pejuangtanahair | Apr 9, 2021 | Berita |
Secara Daring, 9 April 2021, 14.00 WIB s/d Selesai (Rangkaian Putaran Belajar Perempuan Tanah-Air) Di era digital, media sosial menjadi ruang yang paling intens untuk sarana berkomunikasi masyarakat termasuk oleh aktivis lingkungan. Jargon “media sosial dapat... by op3rato9r@pejuangtanahair | Mar 22, 2021 | Berita |
Jakarta, 22 Maret 2021 – Memperingati hari air dunia, TKPT mendukung GAGGA (Global Alliance for Green and Gender Action) bersama perempuan di komunitas akar rumput dari Asia, Afrika dan Amerika Latin menyerukan penghentian perusakan sumber-sumber dan badan air... by op3rato9r@pejuangtanahair | Mar 22, 2021 | Berita |
Pada Hari Perempuan Internasional (8 Maret) lalu, Global Alliance for Green and Gender Action (GAGGA) meluncurkan kampanye “Kita, Perempuan adalah Air” untuk menyoroti tuntutan dan aksi perempuan dalam memastikan ketahanan air menghadapi perubahan iklim. Kami akan... by op3rato9r@pejuangtanahair | Jan 25, 2021 | Berita, Ruang Baca Puan |
Meskipun ada yang gagal nikah, haid berhenti 8 bulan, tak bisa pulang kampung, dan teman dekat meninggal karena COVID-19, kehidupan harus berlanjut, dan Ruang Baca Puan kolektif bersepakat berjuang melaui aktivisme, menanam dan literasi.