by op3rato9r@pejuangtanahair | Mar 2, 2021 | Artikel, Pustaka |
Oleh Mai Jebing Minggu sore, 28 Februari 2021, Ruang Baca Puan Kolektif bertemu lagi. Kali ini hanya berenam, kami dari Samarinda, Jakarta, dan Passau bercakap lewat zoom. Kami mempercakapkan banyak hal, mulai rahim, pengetahuan perempuan, problem lingkungan dan... by op3rato9r@pejuangtanahair | Mar 1, 2017 | Artikel, Beasiswa SAP |
Oleh: Ella & Tina Seorang perantau biasanya “pulang kampung” karena tidak mampu lagi berkarya di kota dalam rangka menghidupi kelangsungan hidupnya. Menjadi menarik ketika seseorang “pulang kampung” dengan tujuan untuk memperbaiki dan memajukan kampung halamannya.... by op3rato9r@pejuangtanahair | Mar 1, 2017 | Artikel, Beasiswa SAP
Oleh: Tirza, Manado 15 – 16 Januari 2016 Saya menempuh perjalanan kurang lebih dua jam dari Bogor di medan yang berbatu dan berkelok-kelok, sebelum tiba di Kampung Parigi desa Cisarua kecamatan Nanggung. Desa ini berada di Lereng utara gunung Halimun.... by op3rato9r@pejuangtanahair | Mar 1, 2017 | Artikel, Beasiswa SAP |
Oleh: Tina, Medan Masyarakat kawasan Gunung Halimun dahulunya memegang tradisi masyarakat Kasepuhan dengan pola kehidupan unik dan memiliki kearifan mengelola kawasan hutan dan sekelilingnya selama puluhan tahun. Namun kini, pola itu sudah mulai pudar. Sebagian... by op3rato9r@pejuangtanahair | Mar 1, 2017 | Artikel, Beasiswa SAP |
Oleh: Ika, Makasar-Sulsel Sejak PT Antam menambang emas pada tahun 1992 dan perluasan di Taman Nasional Halimun-Salak pada 2003, terdapat perubahan yang sangat mencolok pada kondisi sosial dan lingkungan masyarakat di kawasan sekitar pegunungan Halimun.... by op3rato9r@pejuangtanahair | Mar 1, 2017 | Artikel, Beasiswa SAP |
Oleh : Aisa, Tidore Legok Kiara, Pesantren Agro Ecologi Biharul Ulum, 15 Januari 2016 „Laler Mapai Arei Batok Kohot Wadah Huut’ 1 Kalimat bahasa Sunda ini adalah hal pertama yang dapat saya ucapkan, meski terbata, dan belum paham makna yang sebenarnya. Konon, jika...