Terkini
Hegemoni Ilmu Pengetahuan Modern dam Pembangunan Ekonomi Pada Sistem Agrikultur Sebagai Projek Patriarki Barat
Oleh : Marifah Azzahra Hadirnya revolusi industri ini menjadikan nilai modal kapital dan pembangunan ekonomi menjadi motivasi terbesar negara Eropa dalam berlomba untuk mencapai kemajuan.
Ekofeminisme: Memelajari Eksploitasi Perempuan dan Alam
Oleh : Mita Idriani Suwardi Neoliberal memandang bahwa perempuan tidak memberikan kontribusi positif bagi perekonomian karena perempuan hanya melakukan pekerjaan domestik dan tidak memberikan pendapatan bagi keluarga.
Ekofeminisme: Kritik terhadap Pembangunan dan Menganalisis Relasi Manusia dan Alam
Oleh : Farhana Nurysyifa Kemajuan teknologi dan modern science justru menciptakan bias gender dan menjadi awal dari kehancuran karena kecenderungan science adalah tidak memiliki moral, patriarki, anti nature, dan kolonialisme.
Ekofemnsime: Jalan untuk Memahami Perempuan dan Alam
Oleh : Adjie Valeria Christiasih Ekofeminisme merupakan teori yang menyatukan banyak perspektif untuk memperjuangkan kesetaraan yang tidak hanya sesama manusia namun sesama makhluk bumi untuk layak hidup dan mencapai keseimbangan sejati.
Social Economic And Ecological Impact Of Social Forestry In Kolar
Penulis : Vandana Shiva, H.C. SharatchandRA dan J. Bandyopadhyay Rangkuman : Jurnal ini merupakan hasil penelitian mengenai dampak ekonomi, sosial dan lingkungan dari program perhutanan sosial di wilayah Kota Kolar, negara India Kartanaka, sebagai respon atas...
Earth Democracy: Sustainability, Justice, and Peace
Penulis : Vandana Shiva Rangkuman : “we are beings of the earth, not outside her” kalimat pembuka Vandana Shiva menunjukan bahwa manusia dan alam adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Selama ini, pengetahuan modern telah memproduksi banyak kerusakan di muka...
Food Sovereignty is a Gendered Issue
Penulis : Maggie Ellinger-Locke Rangkuman : Selama ini perempuan terlibat lebih banyak dalam kegiatan reproduksi sosial dibanding laki-laki. Tidak mengherankan jika perempuan memproduksi makanan hingga 60-80 persen di bumi bagian selatan bahkan setengah dari produksi...
NAKETI, BERDAMAI DENGAN ALAM (HABIS)
*Siti Maimunah- www.konde.co Tulisan ini adalah bagian terakhir dari rangkaian tulisan Rahim dan Revolusi Meja Makan. Hasil renungan dan interaksi dengan peserta di Jambore Perempuan Pejuang Tanah Air di Pesantren Ath-Thaariq, Garut, Jawa Barat, 14-16...
RAHIM DAN REVOLUSI MEJA MAKAN (1)
*Siti Maimunah- www.konde.co Tulisan ini adalah bagian pertama dari rangkaian tulisan hasil renungan interaksi dengan peserta di Jambore Perempuan Pejuang Tanah Air di Pesantren Ath-Thaariq, Garut, Jawa Barat, 14-16 Juli 2017. Peserta jambore sekitar 165 perempuan dan...
Perempuan Mampu Berjuang untuk Tanah Airnya
Perempuan Mampu Berjuang untuk Tanah Airnya GARUT -- Puncak Jambore Perempuan Pejuang Tanah Air dihadiri lebih dari 150 perempuan, Minggu 16 Juli 2017 di Hotel Suminar, Garut, Jawa Barat. Acara ini menjadi momen para perempuan pejuang untuk saling memperkuat...
Kesadaran Gizi Masyarakat Memprihatinkan
Ahli gizi dari Kabupaten Garut, Jawa Barat, Susi Astuti, mengatakan, kesadaran gizi masyarakat terutama pada generasi muda memprihatinkan. Dia merujuk hasil penelitian, bahwa 70 persen mahasiswa tidak memperhatikan kandungan gizi saat mengkonsumsi makanan. Bahkan,...
Khasiat Dibalik Tanaman Gulma
"Ada yang tahu apa khasiat putri malu?" Tanya Ibang Lukman, pendiri Pesantren Ath Thaariq Garut kepada peserta Jambore Perempuan Pejuang Tanah Air, Sabtu pagi. Semua peserta membisu. "Kalau punya HP jangan untuk selfie terus. Coba cari di google!" Masing-masing...
Sesi Berkenalan yang Kreatif dan Penuh Tawa
Pulau Borneo ragam ragam sukunya Ada Kutai, Dayak, Banjar, Jawa juga Bugisnya Pulau Borneo panjang dan besar sungainya Ada Mahakam, Magong, Kapuas juga Barito Sepuluh perempuan dari Kalimantan menyanyikan lirik tersebut menirukan lagu "rasa sayange". Diiringi gitar,...
Siaran Pers Jambore Perempuan Pejuang Tanah Air, 14 Juli 2017
PEREMPUAN MENYELAMATKAN & MEMULIHKAN TANAH AIR Pembukaan Jambore Perempuan Pejuang Tanah Air Garut, 14 Juli 2017, Sajogyo Institute dan Pesantren At Thariq hari ini memulai Jambore Perempuan Pejuang Tanah Air di Pesantren Ath Thaariq, Garut, Jawa Barat. Kegiatan...
Mengenal Kebun Acakadut ala Pesantren Ath Thaariq
GARUT -- Berkeliling ke kebun Pesantren Ekologi Ath Thaariq Garut, Jawa Barat, menjadi kegiatan paling dinanti peserta Jambore Perempuan Pejuang Tanah Air. Kegiatan di hari pertama Jambore ini, dipandu langsung oleh pendiri pesantren, Nissa Wargadipura. Puluhan...
Siaran Pers, 11 Juli 2017 Perempuan Merayakan dan Mensyukuri Perjuangan
Perempuan pejuang adalah mereka yang berjuang demi “tanah air”nya dimana tiap-tiap tanah air selalu ada muatan emosi dan identifikasi diri pada suatu tempat kelahiran. Tanah air membawa kita pada urusan hidup dan mati bisa bertaruh nyawa kita memperjuangkan tanah air...
Potret Perempuan dalam Krisis Sosial Ekologi
Sajogyo Institute akan meluncurkan lima buku dan satu film serial perempuan pejuang tanah air pada Jambore Perempuan Pejuang Tanah Air di Pesantren Ath Thaariq, Garut, Jawa Barat 14-16 Juli 2017. Beberapa buku tersebut karya perempuan penerima Beasiswa Studi Agraria...
Terminal Benih dan Seed Art, Upaya Menghidupkan Benih Nusantara
Salah satu sesi menarik yang akan Anda temui dalam Jambore Perempuan Pejuang tanah air adalah Terminal Benih. Dalam sesi ini semua peserta jambore akan saling mempertukarkan benih yang telah dibawanya dari daerah masing-masing. Terminal Benih merupakan inisiatif...
Sanca & Buku Harian Jambore
Sanca adalah designer buku Harian Jambore, buku catatan yang akan dibagikan pada peserta Jambore Perempuan Pejuang Tanah Air. Pembuatan buku tulis ini merupakan bagian dari unit usaha Sekolah Ekonomi Demokratik (SDE). Selain buku tulis beragam desain dan ukuran,...
Merayakan Pangan Lokal
Pernah menikmati nasi bunga telang dengan telur goreng pegagan sebagai lauknya? Atau mengkonsumsi mie goreng sagu oyong plus tahu isi kenikir? Ah, nama kuliner yang asing di telinga, membayangkan saja tidak apalagi mengkonsumsinya. Kuliner-kuliner itu hanyalah...