by op3rato9r@pejuangtanahair | Mar 5, 2017 | Beasiswa SAP, Reni Etnografi |
Setelah kurang lebih selama dua bulan mengalami musim kemarau, di penghujung tahun air kembali berkelimpahan. Pada musim kemarau, volume air bukit yang biasa digunakan masyarakat semakin kecil dan tidak mampu untuk menjangkau perumahan warga. Maka warga kemudian... by op3rato9r@pejuangtanahair | Mar 5, 2017 | Beasiswa SAP, Reni Publikasi |
Dalam Kongres Masyarakat Adat Nusantara 1999 disepakati bahwa Masyarakat adat adalah kelompok masyarakat yang memiliki asal – usul leluhur secara turun temurun di wilayah geografis tertentu, serta memiliki sistem nilai, ideologi, ekonomi, politik, budaya, sosial dan... by op3rato9r@pejuangtanahair | Mar 5, 2017 | Beasiswa SAP, Reni Etnografi |
Belanda memasuki Kerajaan Sintang yang masih menjadi satu wilayah kekuasaan dengan Melawi melalui jalur perdagangan pada tahun 1820 atas izin Pangeran Ratu Muhammad Nuh. Belanda membangun kantor dagangnya persis di seberang keraton yang diberi nama dengan Buntut... by op3rato9r@pejuangtanahair | Mar 5, 2017 | Beasiswa SAP, Reni Etnografi |
Beberapa minggu ini saya sedikit lebih lama tinggal di kabupaten tepatnya di Kantor SUAR Institute yang berlokasi di Nanga Pinoh. Selain karena sakit, saya membantu dalam pengelolaan Pustaka Suar yang sudah mulai dibuka untuk umum, mengelola forum belajar anak – anak... by op3rato9r@pejuangtanahair | Mar 5, 2017 | Beasiswa SAP, Reni Etnografi |
Menganyam bukan hanya tentang ekonomi alternatif tetapi lebih dari itu, lebih spiritual. Dahulu, menganyam merupakan sebuah budaya sebagai penanda kedewasaan seorang perempuan yang akan menikah. Setiap gadis yang akan menikah harus menguasai seni anyaman minimal satu...