Pada 1970-an, pemikiran ekofeminis lahir untuk merespon krisis sosial ekologis secara global dan menginspirasi perjuangan atas keadilan gender dan ekologi. Ekofeminis terus berkembang menjadi komitmen terhadap diri dan alam untuk memperjuangkan keadilan antar manusia dan keselamatan alam. Pada 2020, Kelompok Baca RubaPUAN menyediakan kelas bagi perempuan muda untuk memahami persoalan tanah air melalui pandangan ekofeminis. Proses ini terbukti membantu para aktivis perempuan muda untuk lebih aktif dalam kegiatan literasi, lebih kritis memahami situasi tanah air, dan tak ragu melakukan komitmen untuk memperjuangkan keadilan gender dan ekologi.
Pada 2021, RubaPUAN kembali menyelenggarakan pendidikan serupa dalam bentuk Sekolah Literrasi Ekofeminis. RubaPUAN mengundang anak-anak muda yang tertarik memahami situasi tanah air melalui pemikiran ekofeminis lewat membaca, diskusi kritis, kolaborasi literrasi dan menulis essay. Pelajar akan dikenalkan dengan film, ceramah TED Talk, dan bacaan-bacaan penting dan terpilih, bekerja dalam kelompok, presentasi dan memandu diskusi, menyusun anotasi, membuat puisi bebas, postcad, kolase, story boardserta bentuk literasi lainnya. Sebagai tugas akhir, peserta diwajibkan menghasilkan tulisan essay 1000-1500 kata, yang kemudian akan dikemas juga dalam bentuk audio sehingga bisa diakses dan dinikmati orang kampung. Harapannya, selain menghidupkan dunia literasi, ke depannya para alumninya aktif sebagai pejuang keadilan gender dan keadilan ekologi.
Sekolah ini akan dibuka untuk anak-anak muda berusia di bawah 35 tahun, atau dengan pengecualian. Pelajar terpilih akan mendapat beasiswa belajar (termasuk biaya internet , jika dibutuhkan). Proses belajar mengedepankan prinsip kolaborasi, ‘care’, refleksi dan resiprokal. Sekolah dibuka untuk umum dan calon pelajar akan diseleksi. Kegiatan belajar diselenggarakan dua kali dalam setahun, selama 4 bulan di musim hujan (Februari – Mei 2021) dan di musim kemarau (Juli – Oktober) secara daring. Pendaftaran musim hujan dibuka pada bulan Desember 2020.
Peserta yang lolos seleksi dan wawancara akan mengikuti 8 kali kelas belajar tiap dua mingguan dengan alur sebagai berikut:
Sesi 1. Pengantar: Antara Ekofeminis, Dekolonisasi dan Jurnalisme
Sesi 2. Bercakap dengan Vandana Shiva: Memahami Ekofeminis
Sesi 3. Multispisies & Pertemuan dengan Tubuh Kedua
Sesi 4. Ekologi Politik “Tanah Air”
Sesi 5. Perlawanan “Orang biasa”: Perlawanan yang Menubuh
Sesi 6. Inspirasi dari Beragam Tuturan
Sesi 7. Bertemu Semesta (webinar, publik)
Sesi 8. Naketi dan Wisuda
Tentang Ruang baca Puan dan silabus Sekolah Literasi Ekofeminis buka di https://pejuangtanahair.org/musim hujan-2021/
Pendaftaran paling lambat 11 Januari 2021 lewat: bit.ly/PendaftaranRBP
Siaran pers: Merayakan Hari Ibu 2021, Ruang Baca Puan Membuka Beasiswa Sekolah Literasi Ekofeminis
Nara Hubung: Sarah 0812-5556-7264, Salsabila 0877-7021-9200
