by op3rato9r@pejuangtanahair | Apr 14, 2017 | Beasiswa SAP, Reni Etnografi |
Dalam ajaran Islam, bunyi terompet sangkakala adalah akhir dari seluruh kehidupan di semesta, tapi di desa ini, bunyi pukulan gong yang masif menandakan seseorang telah meninggalkan kehidupan duniawinya. Selesai ibadah, kami pun mengunjungi rumah duka yang ternyata... by op3rato9r@pejuangtanahair | Apr 14, 2017 | Beasiswa SAP, Tirza Etnografi
Jalur yang ku tempuh masih sama. Menyusuri jalan raya yang menghubungkan Palu dan Mamuju, sedikit banyak ada yang berubah. Di sebelah kiri bukit-bukit semakin rata. Di sebelah kanan, laut semakin jauh dari mata. Apa mau dikata, hati terus berteriak agar segera kembali... by op3rato9r@pejuangtanahair | Apr 14, 2017 | Beasiswa SAP, Rina Etnografi Rina
Mereka hidup dengan kasih sayang dari tuhan, dengan mengamalkan pemahamanAl-kitab yang mereka baca setiap hari kebaktian Kamis dan Minggu. Mereka percaya Tuhan akan membayar jerih payah mereka di surganya kelak. Mereka percaya Tuhan yang akan membalas kerakusan,... by op3rato9r@pejuangtanahair | Apr 14, 2017 | Beasiswa SAP, Reni Etnografi
Apa yang kaucari?? Membongkar tubuhku?? Belumkah cukup hidupmu dengan yang tumbuh di atasku? Pagi menyingsing, seperti aktivitas keseharianku biasa, bangun tidur membersihkan rumah yang tempatnya ku tinggali. Dilanjutkan berangkat ke basecamp (sebuah ruangan di kantor... by op3rato9r@pejuangtanahair | Apr 14, 2017 | Beasiswa SAP, Catatan Etnografi nyakmoi
Katanya konflik pertumpahan darah di Aceh sudah berlalu. Lalu mengapa masih ada kekerasan dan pelaku kekerasan berkeliaran tanpa hukuman? Apa hukum bisa dimainkan oleh mereka yang punya kuasa? Kisah ini dimulai saat para perempuan di Dusun Teungoeh sedang dibanjiri...