by op3rato9r@pejuangtanahair | May 4, 2017 | Beasiswa SAP, Rina Etnografi Rina |
Selamat hari Kartini untuk perempuan se-Nusantara Indonesia. Tidak perlu memakai kebaya untuk menjadi perempuan „Kartini‟ toh. Selamat hari bumi untuk ibu pertiwi, bumi yang porak-poranda. Tanah, hutan, gunung, lautan serta manusianya dibinasakan oleh orang-orang... by op3rato9r@pejuangtanahair | May 3, 2017 | Beasiswa SAP, Reni Etnografi
Adil Kak Talinu, Bercuramin Kak Saruga, Basengat Kak Jubata (Adil kepada Manusia, Bercermin kepada Surga, Bernafas kepada Tuhan) Tabuhan suara gong yang bertalu – talu memanggil seluruh warga Desa Nanga Potai untuk datang dan berkumpul. Bukan hanya pemuda, tetapi para... by op3rato9r@pejuangtanahair | Apr 29, 2017 | Beasiswa SAP, Catatan Etnografi nyakmoi
Bagaimana bisa saya bercerita soal krisis dialami saudara-saudara perempuan yang lain di Gampong Buket Linteung? Sementara saya bagian dari krisis tersebut, melawan ketakutan dan kemudian menuliskan rentetan perubahan lanskap yang ternyata sangat erat hubungan dengan... by op3rato9r@pejuangtanahair | Apr 29, 2017 | Beasiswa SAP, Catatan Etnografi nyakmoi, Uncategorized |
Pemetaan Aktor Gampong di Dusun Teungoeh Dusun Teungoeh dan Dusun Leubok Muku dipisahkan oleh sebuah tempat yang dinamakan Alue Minje (nama anak sungai). Di sebelah kanan jalan begitu memasuki Dusun Teungoeh bisa saya temukan beberapa rumah, diantaranya: Protected... by op3rato9r@pejuangtanahair | Apr 17, 2017 | Beasiswa SAP, Indra Etnografi
Teh Id, Kampungnya, keluarganya dan suaminya Saya bernama Ida Parida. Ibu saya bernama Ana dan ayah saya bernama Adang. Saya adalah ketua kelompok perempuan di Kampung Babakan Cengkeh Desa Cisarua. Kelompok perempuan ini pada awalnya bekerja untuk mengelola kebun...